Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Alfamart dan Alfamidi Buka Suara Soal Parkir Liar

8
×

Alfamart dan Alfamidi Buka Suara Soal Parkir Liar

Sebarkan artikel ini

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Alfamart dan Alfamidi mendukung penuh penertiban pungutan parkir liar. Diketahui, keberadaan parkir liar di kawasan Alfamart dan Alfamidi selalu menjadi keluhan konsumen karena mengganggu kenyamanan pembeli. Direktur Hukum dan Kepatuhan MIDI Afid Hermeily mengatakan pihaknya sangat mendukung penegakan parkir liar karena terus meningkatkan standar pelayanan.

“Jadi sesuai strategi bisnis perseroan, pada tahun 2024 kami akan meningkatkan standar dan kualitas pelayanan kepada pelanggan, salah satunya adalah masalah parkir.” Hal itu juga menjadi perhatian pemerintah daerah di DKI Jakarta. Aparat keamanan dan pemerintah daerah serta parkir liar,” ujarnya pada Paparan Publik I/2024 PT Midi Utama Indonesia Kuartal I/2024 di Menara Alfamart, Alam Sutera, Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2024).

Sejauh ini, pihaknya telah menerapkan beberapa kebijakan untuk mengatasi masalah parkir liar. mengendalikan seperti pemetaan dan teknik persuasif.

“Rencana kami adalah menertibkan petugas parkir liar ini,” ujarnya. Pertama kita sudah mengontrol dan memetakannya. “Karena usaha kita ada yang berada di kawasan perumahan dan ada pula yang tidak,” ujarnya.

Bahkan, penertiban parkir liar di kawasan pemukiman juga mendapat dukungan dari lingkungan perumahan. Dia menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama penuh dengan pejabat lingkungan hidup dan keamanan dalam melaksanakan penertiban.

“Namun petugas parkir liar masih terus datang lagi. “Ini harus dicermati secara serius dan kita lakukan pendekatan persuasif,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga saat ini banyak toko yang melakukan komunikasi dengan lingkungan. MIDI juga meminta kerja sama dan dukungan lingkungan untuk mengedukasi warga tentang parkir liar. Ia menambahkan, peraturan juga telah dikeluarkan mengenai masyarakat yang parkir liar di DKI Jakarta dan banyak tempat lainnya. MIDI mengaku siap bekerja sama demi kenyamanan pengguna.

“Aturan parkir akan kami sesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah dan aparat keamanan. Kami akan mengikuti aturan pemerintah daerah terkait mereka yang parkir di tempat parkir liar tersebut,” tegasnya.

Ia bertemu dengan Direktur Bisnis PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk pada kesempatan terpisah. (AMRT) Solihin menegaskan, parkir gratis bagi pelanggan Alfamart.  Kehadiran juru parkir tentu menuai banyak protes dari pengguna. Sebenarnya pemilik toko Alfamart meminta parkir gratis, namun petugas parkir liar tidak menuruti.

Saya tegaskan, Alfamart tidak memungut biaya apa pun. Parkir gratis dan kami tidak menyerang parkir pengguna usaha. Kami berusaha tetap parkir gratis, tegasnya.

Solihin mengatakan pihaknya menunggu kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah parkir liar. Nyatanya, Ada beberapa pemerintah daerah yang menawarkan untuk membayar Alfamart untuk parkir pemerintah.

“Banyak pemda yang bernegosiasi untuk membayar parkir kepada pemerintah. Jadi kami bisa parkir di lahan Alfamart. Tapi di sisi lain, itu bukan tanah kami,” ujarnya.

Konsumen juga diimbau untuk mengabaikan parkir liar di kawasan perbelanjaan. “Dia tidak menghiraukan saya saat saya minta uang dan tidak pernah meminta uang parkir, tapi dia tetap meminta. Makanya terkadang pengguna enggan dan ada pula juru parkir yang keberatan jika tidak membayar. ” dia berkata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *