Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Bos OpenAI: GPT-5 bakal Seperti Otak Virtual yang Bisa Berpikir

9
×

Bos OpenAI: GPT-5 bakal Seperti Otak Virtual yang Bisa Berpikir

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Dalam wawancara eksklusif baru-baru ini, CEO OpenAI Sam Altman menjelaskan internal dan eksternal GPT-4 yang baru dirilis serta berbicara tentang rencana masa depan GPT-5.

Altman membahas lanskap kecerdasan buatan dan dampaknya yang besar terhadap interaksi manusia dan pemrograman.

Dia mengatakan kebangkitan kecerdasan buatan (AI) membuat orang mendambakan interaksi manusia. Ia yakin bidang pemrograman akan menjadi bidang yang paling menjanjikan dalam 12 bulan ke depan.

Di tahun Merujuk pada Gizchina yang lahir pada 22 April 1985, mereka meyakini GPT-5 bisa berperan sebagai “otak virtual” yang membantu penggunanya melakukan berbagai tugas.

“Mungkinkah ada model dasar seperti ‘otak virtual’ yang menunjukkan kemampuan ‘berpikir’ mendalam dalam beberapa kasus?” Atau kita dapat menjelajahi model yang berbeda, namun pengguna tidak peduli dengan perbedaan di antara model tersebut. Jadi saya rasa kami masih mencari cara untuk memasarkan produk tersebut,” kata Altman.

Di sisi lain, ia menegaskan kemunculan GPT-4o bukanlah keputusan yang terburu-buru, melainkan hasil kemajuan teknologi dan penelitian selama bertahun-tahun.

Perjalanan OpenAI mencakup eksplorasi berbagai sampel audio dan video, peningkatan metode pelatihan, dan peningkatan efisiensi integrasi model.

Pendekatan bijaksana ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk mendorong batas-batas kemampuan AI melalui inovasi dan peningkatan berkelanjutan.

 

Diskusi Altman tentang GPT-5 mewakili perubahan paradigma dalam cara kerja kecerdasan buatan.

Hal ini menunjukkan bahwa GPT-5 dapat bertindak sebagai “otak virtual” untuk membantu pengguna melakukan berbagai tugas.

Berbeda dengan pendahulunya (GPT-4), GPT-5 diharapkan menawarkan pengalaman unik dan dinamis yang akan membentuk kembali pemahaman konvensional mengenai model AI.

Altman berpendapat bahwa fitur unik GPT-5 mewakili perubahan signifikan dari konvensi penamaan konvensional dan mewakili lompatan revolusioner dalam teknologi AI.

Sebelumnya, OpenAI merilis model baru GPT-4, GPT-4o, yang menawarkan peningkatan kecepatan dan fitur pengenalan teks, visual, dan audio.

Dalam pengumuman langsung pada Senin malam, 13 Mei 2024, CTO OpenAI Mira Murati mengatakan bahwa GPT-4o gratis untuk semua pengguna.

“Pengguna berbayar masih memiliki batas kapasitas hingga lima kali lipat dari pengguna gratis,” kata Meera.

Berdasarkan postingan blog perusahaan pada Selasa (14/5/2024), fitur baru ChatGPT ini akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dengan fitur teks dan gambar yang dirilis ChatGPT hari ini.

CEO OCLAIN Sam Allman mengatakan GPT-4O adalah multimodal yang signifikan. Artinya chatGPT dapat menghasilkan konten atau memahami perintah dalam suara, teks, atau gambar.

Bagi pengembang yang ingin menggunakan GPT-4o, perusahaan mengatakan mereka akan mendapatkan API dengan setengah harga dan dua kali lipat harga GPT-4 Turbo, menurut Sam Altman di X.

 

Sejumlah fitur mode suara chatGPT baru direncanakan menjadi bagian dari model baru. Aplikasi GPT-4o ini dapat berfungsi sebagai asisten suara di film “It”.

Selama demo, aplikasi mampu merespons dan memantau dunia di sekitar Anda secara real time. Mode suara Obrolan GPT terbatas hanya untuk merespons satu perintah dalam satu waktu dan hanya bertindak berdasarkan apa yang didengarnya.

Kepala OpenAI juga percaya bahwa visi awal perusahaan untuk menciptakan segala jenis manfaat bagi dunia telah berubah seiring berjalannya waktu.

Menjelang peluncuran GPT-4o hari ini, OpenAI dilaporkan akan mengumumkan mesin pencari AI yang akan bersaing dengan Google, asisten suara GPT-4, atau model GPT-5 yang semuanya baru dan lebih baik.

Pengumuman tersebut disampaikan sehari menjelang kompetisi Google I/O di dunia AI, di mana Google akan menampilkan beberapa fitur baru di Gemini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *