Portal Berita Tegal
Beranda Bisnis KPPU Mulai Periksa Kasus Pelanggaran Penjualan Minyak Goreng

KPPU Mulai Periksa Kasus Pelanggaran Penjualan Minyak Goreng

Detik Tegal – Komisi Persaingan Usaha (KPPU) menggelar sidang pendahuluan terkait permasalahan minyak goreng pada Kamis (20/10/2022) dengan melibatkan seluruh pihak yang diberitahu.

Perkara Nomor 15/KPPU-I/2022 Pasal 5 (Penetapan Harga) dan Pasal 19 C (Pembatasan Distribusi/Penjualan) Tahun 1999 Tentang Penjualan Minyak Goreng Dalam Kemasan (Minyak Goreng) di Pengadilan Indonesia) Tahun 2022 Sidang pada Senin, Tanggal 17 Oktober ditunda karena kegagalan empat dari 27 pihak yang diberitahu.

Penyidik ​​Jaksa KPPU yang diserahkan Panitera Jenderal Ahmed Mahari membacakan Laporan Dugaan Aturan (LDP) dalam kasus ini yang menunjukkan pelanggaran yang dilakukan terlapor.

Penyidik ​​menyebut pihak-pihak yang diberitahu diduga melanggar Pasal 5 karena diduga bersekongkol menaikkan harga minyak goreng kemasan antara Oktober 2021 hingga Desember 2021 dan Maret 2022 hingga Mei 2022. dia berkata. Jumat (21/10/2022).

Tak hanya itu, para pelapor juga diduga melanggar Pasal 19 UU 5 Tahun 1999 tentang pembatasan peredaran dan/atau penjualan minyak goreng kemasan yang terjadi serentak pada Januari hingga Mei 2022. 2022.

Ia juga mengatakan, setelah RUU tersebut dibacakan Ketua, Dewan memberikan waktu kepada pihak-pihak yang diberitahu untuk mempelajari pemberitahuan tersebut.

“Pihak-pihak yang diberitahu selanjutnya dapat menyampaikan tanggapan dengan agenda mendengarkan tanggapannya terhadap LDP yang dikirimkan Penyidik ​​Penuntut Umum KPPU pada sidang berikutnya pada 7 November 2022,” ujarnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan