Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Pajak Progresif Dihapus, yang Punya Kendaraan Lebih dari 2 Takkan Kena Biaya Lagi

9
×

Pajak Progresif Dihapus, yang Punya Kendaraan Lebih dari 2 Takkan Kena Biaya Lagi

Sebarkan artikel ini

Semarang, 24 Mei 2024 – Pemerintah Daerah Provinsi (Pembrowe) Jawa Tengah (Jateng) memberikan kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada tahun 2024. Salah satunya dengan penghapusan pajak progresif yang memungkinkan pemilik memiliki 2 cara relaksasi. Mudah.

Pemprov Jateng memberikan amnesti atau pengampunan utang pokok dan diskon kepada wajib pajak yang rutin membayar pajak. Hal itu berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2024 yang hanya berlaku tahun ini.

Program pembebasan pajak progresif berlaku mulai 20 Mei 2024 hingga 19 Desember 2024. Lalu ada program BBNKB II dalam dan luar provinsi, pembebasan pajak tahunan tertentu, pengurangan utang PKB.

Nadi Santoso, Kepala Otoritas Pajak Provinsi Jawa Tengah, menjelaskan amnesti berlaku untuk berbagai jenis kendaraan bermotor pada tahun pemungutan pertama hingga kelima.  Menurut dia, dasar pengurangan pajak dan sanksi administrasi berkisar antara 10 hingga 50% tergantung pada waktu terutangnya utang.

Terkait pengurangan pajak dasar pajak kendaraan, dia kembali menegaskan sebesar 2,4% untuk kendaraan roda empat dan 5% untuk kendaraan roda dua atau tiga. 

Khusus amnesti pajak kendaraan tahun pertama sampai tahun kelima hanya berlaku sampai dengan 20 Agustus 2024, ujarnya.

Pendapatan pajak kendaraan bermotor ditargetkan sebesar Rp6,5 triliun pada tahun 2024, sedangkan pendapatan bea balik nama kendaraan bermotor ditargetkan sebesar Rp3,2 triliun.

Pajak progresif harus dihapuskan

Isu perpajakan progresif menjadi fokus karena dianggap membebani pemilik mobil dan motor. Jika mobil itu atas nama dan alamat banyak orang, tarif pajak progresifnya akan lebih tinggi.

Jadi, ada pemilik media yang menyelesaikan masalah ini dengan menggunakan identitas orang lain. Tentu saja hal ini akan menyulitkan polisi dalam memproses tilang elektronik atau ETLE karena salah identifikasi. Mobil listrik Wuling Binguo EV dijual Rp 200 juta kepada SAIC-GM-Wuling (SGMW) yang akhirnya resmi menjual Wuling Binguo EV di Thailand. Menariknya, harga mobil listrik ini bahkan lebih murah dibandingkan mobil yang dijual di Indonesia… detiktegal.co.id 9 Juli 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *