Portal Berita Tegal
Beranda Lifestyle Susah Putus Cinta ketika Sudah Memperbaiki Hubungan? Begini Triknya

Susah Putus Cinta ketika Sudah Memperbaiki Hubungan? Begini Triknya

JAKARTA – Putus cinta memang terasa sangat sulit, apalagi jika Anda masih mencintai pasangan. Namun ada saatnya suatu hubungan harus berakhir. Para ahli berbagi cara mengakhiri hubungan dengan cara yang sehat.

Dikutip Health Shots, ada beberapa pasangan yang masih berusaha memperbaiki keadaan meski tidak sehat untuk bersama. Ada pula tanda-tanda sebaiknya Anda mengakhiri hubungan, yaitu:

• Anda tidak bisa merasakan nikmatnya kebersamaan

• Anda tidak ingin membuang waktu

• Waktu bersama pasangan membuat Anda stres

• Hal ini mempengaruhi pertumbuhan atau kualitas hidup Anda

• Hal ini berdampak negatif pada Anda dan Anda terjebak dalam lingkaran setan kesusahan, pertengkaran atau konflik yang tidak dapat Anda selesaikan

• Anda sudah mencoba semua bantuan, namun tetap tidak berhasil

Cara Sehat Mengakhiri Hubungan 1. Tunjukkan rasa hormat dan empati Karena mengakhiri suatu hubungan bisa jadi sulit bagi Anda berdua, penting untuk menunjukkan rasa hormat dan empati terhadap perasaan dan pengalaman pasangan Anda. Dordi menyarankan untuk mengakui perasaan mereka dan memvalidasi sudut pandang mereka, meskipun itu berbeda dengan Anda. Dengan menunjukkan empati, Anda dapat membantu mengurangi rasa sakit yang tidak perlu dan menjaga rasa bermartabat selama proses berlangsung.

2. Tetapkan batasan Menetapkan batasan yang jelas sangat penting saat mengakhiri suatu hubungan. Komunikasikan dengan jelas harapan Anda mengenai ruang bersama dan teman bersama. Meskipun menjaga jarak mungkin sulit pada awalnya, hal ini dapat memfasilitasi penyembuhan dan memberi Anda berdua ruang yang dibutuhkan untuk bergerak maju. Batasan juga membantu mencegah kesalahpahaman dan mengurangi risiko interaksi yang merugikan.

3. Tentukan jenis komunikasi Penting untuk menentukan jenis komunikasi yang ingin Anda lakukan dengan mantan pasangan setelah berpisah. Artinya, apakah Anda ingin tetap berhubungan atau tidak. Jika ya, dengan cara apa atau apakah Anda ingin merahasiakannya sepenuhnya.

4. Carilah dukungan: Mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau terapis selama putus cinta akan bermanfaat. Bagikan perasaan dan pengalaman Anda kepada orang-orang terpercaya yang dapat memberikan bimbingan dan konfirmasi, saran Dordi. Seorang terapis profesional dapat memberikan ruang yang aman untuk memproses emosi, mendapatkan wawasan, dan mengembangkan strategi penanggulangan. Memiliki sistem pendukung dapat membantu meringankan beban emosional yang terkait dengan berakhirnya suatu hubungan.

5. Fokus pada perawatan diri dan penyembuhan Setelah putus cinta, prioritaskan perawatan diri dan berikan diri Anda waktu untuk pulih. Terlibat dalam aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional, seperti olahraga, hobi, menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai, atau melatih teknik mindfulness dan relaksasi.

Fokus pada kepentingan pribadi, semangat dan refleksi diri, belajar dari pengalaman untuk menjadi lebih kuat dan tangguh, kata Dordi. Merawat diri sendiri selama periode ini sangat penting untuk pemulihan emosional.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan