Portal Berita Tegal
Beranda Edukasi UNM Kolaborasi Bersama Universitas BSI Implementasikan Pengembangan Kurikulum MBKM Mandiri

UNM Kolaborasi Bersama Universitas BSI Implementasikan Pengembangan Kurikulum MBKM Mandiri

Detik Tegal, JAKARTA – Pusat Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan Universitas BSI (Bina Sarna Informatica) menjalin kerja sama dalam program Pusat Belajar Merdeka (MBKM). Kerja sama ini diwujudkan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema ‘Praktik Pengembangan Kurikulum MBKM’. Acara berlangsung sukses di Asyana Hotel Kemayoran Jakarta dengan perkenalan oleh Lia Mazia, Ketua Program Studi Bisnis Digital (Kaprodi) Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas BSI, Diah Puspitsari mengatakan, acara tersebut merupakan kerjasama antara Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) dengan Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI. MBKM Mandiri.

Pentingnya kerjasama perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi agar kegiatan MBKM Mandiri tetap memfasilitasi kegiatan mahasiswa di luar perguruan tinggi, sehingga mereka dapat memilih jalur dan keterampilan yang ingin dikembangkan. Minat kerja dan karir gol,” kata Dia, Jumat (9/2/2024) melalui keterangan tertulis.

Di sisi lain, Head of Resources Lia Mazia mengatakan dari sisi kurikulum, penerapan MBKM Mandiri mendorong inovasi penyusunan kurikulum, memastikan bahan ajar relevan dan responsif terhadap perkembangan terkini di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. .

“Kegiatan MBKM Mandiri juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para guru untuk melakukan kegiatan ekstra universitas, pengembangan konten pendidikan, bimbingan dan pendampingan dengan bantuan industri,” kata Lia.

Pada pelaksanaan MBKM Mandiri, Lia menjelaskan Program Pembelajaran Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) berperan sebagai penyelenggara pembelajaran MBKM.

“Program Studi Bisnis Digital memperkenalkan model pembelajaran berbasis proyek sehingga mahasiswa dapat memahami proyek bisnis digital secara nyata melalui mata kuliah strategi pemasaran bisnis digital dan komunikasi bisnis serta negosiasi, sehingga mampu mengembangkan keterampilan pemahaman industri secara praktis dan mendalam,” ujarnya. . . dia berkata.

Lia juga menjelaskan melalui penerapan MBKM mandiri, pengembangan jiwa kewirausahaan dapat ditekankan dengan memperkenalkan program atau kursus yang mendukung mahasiswa.

Mata kuliah keterampilan interpersonal juga dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dalam merancang dan mengelola bisnis digital, tegas Lia.

Mereka juga berharap melalui FGD, para peserta selaku guru dapat mengemukakan berbagai saran dan ide kreatif serta menciptakan lingkungan kolaboratif yang baik untuk mendorong implementasi MBKM Mandiri.

“Hal ini akan memberikan peluang bagi kedua institusi untuk melakukan penyempurnaan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan untuk menghasilkan mahasiswa yang berbakat dan mampu menghadapi tantangan internasional,” tutupnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan