Portal Berita Tegal
Beranda Lifestyle Vaksin COVID-19 Berbayar Setelah 31 Desember 2023

Vaksin COVID-19 Berbayar Setelah 31 Desember 2023

JAKARTA – Situasi COVID-19 di Indonesia saat ini menunjukkan tren peningkatan kasus. Tren peningkatan kasus ini terjadi pada minggu ke-41 atau periode 8-14 Oktober 2023. Namun tren peningkatan kasus tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan rawat inap dan kematian.

Kasus COVID-19 saat ini diatur oleh varian EG.5. Varian EG.5 merupakan turunan dari varian omikron dan termasuk dalam kategori varian of interest (VOI), atau varian yang memiliki perubahan genetik yang diprediksi dapat mempengaruhi gambaran klinis virus. Gulir untuk informasi lebih lanjut.

Ciri-ciri subvariabel ini adalah dapat menyebabkan peningkatan kasus dan menghindari imunitas sehingga mudah tertular namun tidak terjadi perubahan tingkat keparahan. Namun mobilisasi masyarakat pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 berpotensi menyebabkan peningkatan kasus COVID-19.

Mengingat jumlah kasus COVID-19 yang terus meningkat, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada tanggal 9 Oktober 2023 menyampaikan Surat Edaran Dirjen P2P tentang Rekomendasi Vaksinasi COVID-19 bagi pelaku perjalanan luar negeri jika bersamaan dengan ibadah haji. dan jamaah umroh serta surat edaran tentang kewaspadaan terhadap COVID-19 bagi tenaga kesehatan pada tanggal 8 Desember 2023.

Dalam surat bernomor IM.02.04/C/4864/2023 yang diterbitkan pada 15 Desember 2023 dan ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dr.

“Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di masyarakat, khususnya pada periode Natal, maka kami sampaikan beberapa poin terkait upaya pencegahan melalui vaksinasi kepada masyarakat luas,” demikian bunyi surat tersebut, dilansir Detik Tegal, Jumat 15 Desember 2023.

“Bagi masyarakat nonlansia yang tidak memiliki penyakit penyerta dan tidak kebal, vaksin diberikan pemerintah hingga 31 Desember 2023. Setelah itu bisa diambil secara mandiri,” lanjut isi surat edaran tersebut.

Selain itu, disebutkan pula bagi mereka yang belum pernah melakukan vaksinasi COVID-19 agar segera mendapatkan vaksinasi di puskesmas terdekat.

Kemudian, bagi masyarakat terutama lansia dan dewasa yang mempunyai penyakit akibat penyakit serta orang dengan daya tahan tubuh lemah yang telah menerima vaksin COVID-19 minimal 6-12 bulan yang lalu, dapat diberikan vaksin COVID-19 sebanyak 1 dosis. .

Mengenai status vaksinasi dapat dicatat pada Vaksinasi PCare (pada masa transisi) kemudian dicatat pada program Sehat Indonesiaku ASIK dan melalui SIM SIMPUS RS atau sistem pencatatan lainnya yang terintegrasi dalam SATUSEHAT. Anda dapat mendownload sertifikat di aplikasi SATU SEHAT Mobile. Jika Anda mengalami kendala dalam download, Anda dapat mengirimkan email ke helpdesk.kemkes.go.id. Kemenkes Siapkan Dukungan Psikologis bagi Calon Anggota DPR yang Tak Memenangkan Pemilu Karena calon anggota DPR banyak, maka tidak semua terpilih dan banyak pula yang didiskualifikasi. Dengan kegagalan tersebut, stres dan masalah mental berpeluang muncul Detik Tegal.co.id 14 Februari 2024

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan