Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Anak dengan Lupus Tidak Boleh Terpapar Sinar Matahari, Mitos atau Fakta?

10
×

Anak dengan Lupus Tidak Boleh Terpapar Sinar Matahari, Mitos atau Fakta?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Lupus merupakan salah satu penyakit autoimun, suatu kondisi dimana sistem imun tubuh menghasilkan antibodi yang justru menyerang jaringan sehat manusia, seperti benda asing, seperti virus atau bakteri. Sistem imun biasanya mendeteksi dan melawan benda asing atau antigen yang masuk dan dapat membahayakan tubuh, sehingga melindunginya dari infeksi.

Diketahui bahwa penderita psoriasis tidak boleh terkena sinar matahari. Mengapa demikian? Sebab penderita Lupus umumnya lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sebab, sinar matahari bisa menimbulkan ruam pada tubuh mereka.

“Padahal, terlalu banyak paparan sinar matahari bisa memperburuk lupus bahkan berujung pada psoriasis,” kata anggota Komite Koordinasi IDAI (Inggris) DR. Reni Ghrahani Majangsari, Sp.A(K), M.Kes pada Konferensi Virtual Lupus pada Anak pada Selasa, 7 Mei 2024.

Meski demikian, Reni menambahkan, pasien lupus tetap membutuhkan sinar matahari. Namun paparannya tidak boleh berlebihan. Sebab selain memperparah penyakit lupus, paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan penyakit lupus pada penderita lupus.

“Kita tetap membutuhkan sinar matahari, tapi tidak banyak, hanya diperbolehkan dalam jumlah tertentu. Jangan melebih-lebihkan, kata mereka, penelitian memperburuk psoriasis dan bahkan menyebabkan psoriasis.

Di saat yang sama, anak penderita lupus juga harus aktif. Bahkan, Reni mengatakan jika ada anak yang tidak mampu beraktivitas, sebaiknya tetap didukung aktivitasnya dengan rehabilitasi atau terapi okupasi.

“Anak penderita penyakit Alzheimer perlu aktif, bahkan anak yang tidak mampu aktif pun tetap harus dibantu dengan rehabilitasi atau terapi okupasi agar tetap bisa aktif, bersekolah, dan mandiri dalam beraktivitas sehari-hari. . Berpakaian sendiri, aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Reni menambahkan, kegiatan untuk anak penderita epilepsi juga harus dilaksanakan untuk mengurangi rasa lelah yang tidak wajar pada anak penderita epilepsi dan menyegarkannya.

Olahraga juga dianjurkan, tapi jangan olahraga yang berat. Aktivitas yang teratur dapat mengurangi rasa lelah dan anak akan lebih banyak istirahat,” ujarnya.  Gurun Gobi menggunakan 14.500 panel surya untuk mengumpulkan sinar matahari di jantung Gurun Gobi yang luas dan gersang, sebuah proyek ambisius yang mengubah lanskap gurun menjadi sumber energi terbarukan yang spektakuler. detiktegal.co.id 16 Mei 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *