Scroll untuk baca artikel
Hiburan

Atalarik Syah Tolak Negosiasi dengan Tsania Marwa, Persyaratan Maaf Demi Temui Anak Jadi Sorotan

15
×

Atalarik Syah Tolak Negosiasi dengan Tsania Marwa, Persyaratan Maaf Demi Temui Anak Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta Perselisihan hak asuh anak antara Atalarik Syah dan Tsania Marwa masih berkecamuk. Baru-baru ini, Tsania Marva hadir sebagai saksi di Mahkamah Konstitusi (MC) dan mengungkapkan kesulitannya bertemu dengan kedua anaknya. Atalarik Syah merespons keras hal tersebut.

Atalarik Syah Tsanya meminta Marwa bersikap baik agar hatinya melunak.

“Berbaik hatilah padaku, mungkin aku akan lebih baik hati. Apakah dia membantuku? Aku memfitnahku dan mengajukan pengaduan, Tsania Marwa lupa melaporkan pelecehan yang tidak ada itu,” kata Atalarik Syah. dikutip saluran YouTube Investigasi Intens, Kamis (18/4/2024).

 

Atalarik Syah Tsania dengan tegas menyatakan menolak berbicara dengan Marwa. Ia merasa sudah tidak ada titik temu lagi dalam persoalan ini. 

“Sekarang saya harus bicara dengan pengkhianat? Orang apa yang bicara dengan pengkhianat? Saya tidak bodoh, saya tidak punya bahasa umum,” ujarnya.

Saya datang ke sini bukan untuk bernegosiasi. Saya datang ke sini atas amanah agama saya untuk menjaga dan membesarkan anak-anak saya sebagai seorang ayah, jadi saya tidak akan bernegosiasi, tambahnya.

 

Lebih lanjut, Atalarik Syah menjelaskan solusi yang sebelumnya ia ajukan, termasuk inisiatif membagi waktu bersama anak-anaknya, ditolak oleh Tsania Marwa. Mengingat anak-anak harus berangkat sekolah pada hari Senin, Zania Marwa disarankan untuk menjemput anak-anak dari sekolah pada hari Jumat dan memulangkannya pada Minggu malam.

 

Alih-alih bicara, Atalarik Syah justru meminta Tsania Marwa meminta maaf atas pelecehan yang dilakukannya. Dengan alasan tersebut, Tsanya Marva bisa diberi kesempatan bertemu dengan anak-anaknya. 

“Mohon maaf saja kepada seluruh media dan masyarakat Indonesia atas pelecehan tersebut, saya akan mengambil cuti,” kata Atalarik Syach.

“Aku nggak punya ruang (awalnya), aku kena gas, aku siap bertempur. Aku nyata, aku ingin mempermalukanmu, sekaligus malu,” jelasnya.

Pernyataan Atalarik Syah pun menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan netizen. Ada yang mendukung pendirian mereka yang kuat, namun ada juga yang menyayangkan situasi yang semakin buruk dan berdampak pada anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *