Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Begini Cara TMMIN Dorong Pengembangan Keterampilan SDM Logistik

11
×

Begini Cara TMMIN Dorong Pengembangan Keterampilan SDM Logistik

Sebarkan artikel ini

Jakarta – “Logistics Skills Competition” ke-13 merupakan inisiatif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan keterampilan khusus bersama dengan rantai pasok.

Nandi Frant, Presiden dan CEO PT TMMIN, mengatakan: “Ini merupakan peluang bagi seluruh pelaku rantai pasok logistik untuk mempercepat peluang dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi sektor otomotif dan logistik.

Lomba keterampilan logistik ini rencananya akan diikuti oleh para pelaku usaha logistik, termasuk pengemudi, dan akan diikuti oleh kurang lebih 30 mitra pendukung produksi mobil dalam negeri.

“Berdiri sejak tahun 2010, TMMIN bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mitra logistik dan pengemudi kami sebagai landasan utama dalam meningkatkan efisiensi dan menjaga keselamatan,” tambah Nanda.

Tujuannya adalah membuat sistem operasi tidak hanya efisien, tetapi juga aman. “Kecelakaan dan insiden dalam pengangkutan dapat mengganggu proses produksi dan menimbulkan efek domino yang merugikan banyak pihak dan pelaku usaha. Termasuk kepuasan konsumen,” kata Nanda lagi. .

Fungsi Utama Wakil Direktur TMMIN Bob Azam mengatakan pengemudi dan perannya sangat penting dalam pendistribusian barang dan jasa. “Dengan demikian, kita dapat meningkatkan produktivitas dan keselamatan seluruh operasional industri dan rantai pasokan,” kata Bob.

Ia menambahkan, selain kualifikasi umum pengemudi, pengenalan keterampilan khusus dan baru dapat menjadi kontribusi penting bagi pemerintah Indonesia, khususnya pengembangan kualifikasi logistik nasional.

“Inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan inti dan unik untuk memenuhi kebutuhan industri di masa depan,” kata Bob. Kegiatan lomba keterampilan ini menjadi kesempatan bagi pengemudi untuk meningkatkan kemampuan keselamatannya. Buktinya antara tahun 2010 hingga 2023, jumlah kecelakaan dan insiden mengalami penurunan sebesar 90%, tambah Bob lagi.

Pada tahun 2023, akan terjalin kerja sama dengan hampir 30 mitra logistik yang mendukung produksi kendaraan TMMIN di pasar domestik.

Jaringan ini mendukung operasional harian lebih dari 1.100 karyawan yang terlibat dalam proses distribusi. Pada tahun 2023, 28 master trainer dijadwalkan untuk bergabung dalam rantai pasokan Toyota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *