Scroll untuk baca artikel
Hiburan

Bisa Bikin Lezat Masakan, Kecombrang Juga Baik untuk Penderita Asam Urat dan Gula Darah

10
×

Bisa Bikin Lezat Masakan, Kecombrang Juga Baik untuk Penderita Asam Urat dan Gula Darah

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta Kecombrang merupakan salah satu bahan kuliner yang hampir bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Rempah ini termasuk dalam keluarga Zingiberaceae yang masih satu keluarga dengan jahe.

Aroma dan rasanya yang unik banyak digunakan untuk meningkatkan cita rasa suatu masakan. Namun selain dapat memberikan manfaat, ternyata tanaman ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Combrang banyak mengandung nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, lemak, kalium, zat besi, vitamin B dan C, flavonoid, natrium, kalsium dan masih banyak antioksidan lainnya.

Berikut penjelasan tambahan mengenai manfaat combrang selanjutnya yang dirangkum dari berbagai sumber pada Jumat (29/3/2024).

Mengonsumsi sisir rambut bagi penderita asam urat dapat membantu mengontrol produksi asam urat berlebih. Tentu saja mentimun kaya akan flavonoid, polifenol, dan saponin. Selain itu, kecombrang juga baik dikonsumsi bagi orang yang tidak memiliki riwayat penyakit asam urat sebagai upaya pencegahan.

Combrang bermanfaat bagi penderita diabetes karena membantu mengontrol kadar gula darah. Melansir Klikdokter.com, dr Novita Anggraini mengatakan menyisir dapat membantu mencegah kadar gula darah tinggi dengan cara menghambat enzim pencernaan glukosidase dan amilase. Ia juga menambahkan, kandungan flavonoid, terpenoid, tanin, saponin, dan alkaloid pada kecombrang mampu mengendalikan kadar gula darah.

Salah satu manfaat antioksidan pada sisir adalah dapat membantu menghilangkan bau badan. Manfaat ini bisa diperoleh dengan mencampurkan bunga kecombrang yang telah dihaluskan ke dalam sabun mandi. Ini akan efektif sebagai deodoran alami yang mampu mengurangi bau badan.

Menurut Jurnal Kimia Kamprang dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian, diketahui kadar vitamin C per 100 g pucuk bunga kecombrang adalah 26,40 mg. Sedangkan kandungan vitamin C per 100 g bunga kecombrang mencapai 44,26 mg.

Combrang memiliki sifat anti inflamasi, anti oksidan dan anti bakteri. Karena ketiga khasiat tersebut, kecombrang efektif memperlancar proses penyembuhan luka. Oleh karena itu tanaman ini dapat digunakan sebagai obat alami dan antiseptik untuk mengobati luka tanpa bahan kimia.

Combrang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain untuk mengobati penyakit kulit seperti campak, anemia atau kurang darah, serta menguatkan tulang terutama pada masa pertumbuhan.

Tinggi tanaman kecombrang bisa mencapai 5 meter sehingga menjadikannya tanaman herba yang tinggi. Batangnya berbentuk bulat dan lebar, menyerupai batang tanaman rempah seperti jahe dan jahe.

Tanaman kecombrang mempunyai nama yang berbeda-beda seperti “kencong” atau “kincung” di Sumatera Utara, “kecombrang” di Jawa, “honje” di Sunda, “bongkot” di Bali, “sambuang” di Sumatera Barat dan “bunga kantan”. Di Malaysia.

Tanaman berbunga kecombrang asli adalah Malaysia, Indonesia, Papua Nugini dan Thailand. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias tropis dan bermanfaat sebagai bunga potong dan bahan makanan.

Tanaman yang dikenal dengan nama Kecombrang (Etlingera elatior) dikenal juga dengan nama honje atau kantan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *