Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Bukan Indonesia, Chery Pilih Thailand untuk Produksi Mobil Listrik Jaecoo

11
×

Bukan Indonesia, Chery Pilih Thailand untuk Produksi Mobil Listrik Jaecoo

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Chery berencana membangun pabrik kendaraan listrik baru di Rayong, Thailand untuk dua merek, Omoda dan Jaecoo. Produksinya sendiri akan dimulai pada tahun 2025, dan pabrik tersebut awalnya akan dirakit hanya untuk pasar domestik dan Asia Tenggara.

Seperti dilansir Bangkok Post, pabrikan asal Tiongkok tersebut berencana mengubah Rayong menjadi basis produksi untuk ekspor global, memasok Oseania dan Timur Tengah.

Tahap pertama yang dimulai pada 2025, kapasitas produksi tahunannya mencapai 50 ribu unit. Pada 2028, jumlah tersebut mencapai 80 ribu unit per tahun,” ujar Wise Chi Jie. . Direktur Pelaksana Asia Selatan Chery International.

“BEV kami akan menyumbang 70 persen dari total produksi kendaraan, dan 30 persen sisanya akan masuk dalam kategori PHEV,” katanya seraya menambahkan bahwa pemerintah Thailand memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri kendaraan listrik yang didukung oleh EV3. .5 skema.

Sedangkan untuk Omoda dan Jaecoo yang akan dijual di Thailand, saat ini CBU akan diimpor dari China. Target penjualan sebenarnya adalah 6.000 unit.

Sedangkan model Omoda dan Jaecoo yang akan dijual di negara tetangga adalah Omoda C5 EV atau Omoda E5 dan Jaecoo 7 plug-in hybrid (PHEV).

Pemerintah Italia sedang melakukan pembicaraan dengan Chery sebagai bagian dari upaya untuk menarik produsen mobil besar lainnya dan Stellantis untuk berinvestasi. Italia saat ini sedang berusaha menggenjot produksi mobil dalam negeri, kata dua sumber kepada Reuters, Jumat (15/3/2024).

Roma, sebagai ibu kota Italia, ingin meningkatkan produksi mobil nasional menjadi 1,3 juta kendaraan per tahun pada tahun 2023 dari sebelumnya 800.000 unit. Tujuan tersebut bahkan telah dibicarakan dengan satu-satunya produsen mobil besar Italia, Stellantis. . meningkatkan produksi dari kelompok mobil.

Menteri Perindustrian Italia, Adolfo Urso, mengatakan pabrikan terbesar kedua di negaranya ingin menambah jumlah kendaraan sekitar 300.000 secara nasional.

Jika pembicaraan berhasil, Chery akan menjadi salah satu pabrikan China pertama yang memasuki sektor manufaktur Eropa, sehingga meningkatkan persaingan dengan pabrikan lokal, khususnya di segmen kendaraan listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *