Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Cina Luncurkan Misi Ambisius, Wahana Antariksa ke Sisi Jauh Bulan

12
×

Cina Luncurkan Misi Ambisius, Wahana Antariksa ke Sisi Jauh Bulan

Sebarkan artikel ini

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING – China telah mengirimkan satelit tak berawak ke luar angkasa selama hampir dua bulan untuk mengumpulkan batu dan tanah dari sisi jauh bulan. Ini adalah upaya pertama Tiongkok dalam misi ambisius ini.

Roket terbesar Tiongkok, Long March-5, diluncurkan dari stasiun luar angkasa Wenchang di selatan Kepulauan Hainan pada pukul 05:27 waktu Beijing. Roket ini akan membawa lebih dari 8 ton Chang’e-6.

Misi Chang’e-6 mendarat di selatan Cekungan Aitken di sisi jauh Bulan yang tidak menghadap Bumi. Kemudian sampel dan kembalikan. Peluncuran ini menandai perkembangan baru dalam program eksplorasi ruang angkasa Tiongkok.

Pierre-Yves Meslin, seorang peneliti Perancis yang mengerjakan salah satu tujuan ilmiah Chang’e-6 mengatakan: “Bagaimana Tiongkok berhasil membangun program yang begitu ambisius dan sukses dalam waktu yang singkat. Pada hari Jumat (03/05/2024) , dikutip Reuters.

Pada tahun 2018, Chang’e-4 menjadi pesawat ruang angkasa tak berawak pertama Tiongkok yang mendarat di Bulan dan sisi jauh Bulan. Pada tahun 2020, Chang’e-5 menjadi wahana manusia pertama yang mengambil sampel bulan dalam 44 tahun. Chang’e-6 milik Tiongkok akan menjadi negara pertama yang mengambil sampel sisi bulan yang “tersembunyi”.

Peluncuran pesawat tersebut dihadiri oleh para ilmuwan, diplomat dan pejabat dari badan antariksa Perancis, Italia, Pakistan dan Badan Antariksa Eropa (ESA), yang mempelajari berat pesawat Chang’e-6.

Namun, menurut Ge Ping, wakil direktur Program Eksplorasi Bulan dan Luar Angkasa dari Badan Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA), belum ada lembaga AS yang mengajukan permohonan dana untuk Chang’e-6. Undang-undang AS melarang Tiongkok bekerja sama dengan badan antariksa AS, NASA.

“Ada misteri di sisi jauh bulan, mungkin karena kita tidak melihatnya sama sekali, kita belum pernah melihatnya, kecuali robot penjelajah atau beberapa orang yang mengorbit di sisi jauh,” ujarnya. Petugas teknis ESA. yang bekerja dengan peneliti Tiongkok untuk mempelajari salah satu beban Chang, Neil Melville-Kenney.

Setelah pesawat ruang angkasa terpisah dari roketnya, dibutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk mencapai orbit bulan. Kemudian mendarat pada awal Juni. Sesampainya di bulan, Chang’e-6 akan melakukan pengeboran selama dua hari untuk mengumpulkan sekitar 2 kilogram sampel sebelum kembali ke Bumi, dan diperkirakan akan mendarat di Mongolia.

Untuk kendaraan, waktu sampel di sisi jauh hanya 14 jam, sedangkan di sisi bulan hanya 21 jam. Sampel yang dikembalikan oleh Chang’e-5 telah memberikan para ilmuwan Tiongkok rincian baru tentang bulan, termasuk garis waktu yang tepat dari aktivitas vulkanik bulan dan mineral baru.

Menurut Ge, nilai ilmiah Chang’e-6 terletak pada usia geologi Cekungan Aitken Antartika yang diperkirakan berusia sekitar 4 miliar tahun, jauh lebih tua dari sampel yang sebelumnya dibawa oleh Uni Soviet dan Amerika Negara bagian yang berusia sekitar 3 miliar tahun, serta sampel Chang’e-5 yang berusia 2 miliar tahun.

Selain mengungkap informasi baru mengenai benda langit terdekat, Chang’e-6 juga merupakan bagian dari proyek jangka panjang International Lunar Reconnaissance Center (ILRS), sebuah pusat penelitian permanen tentang Bulan yang dipimpin oleh China dan Rusia. . .

Pusat ini memberi Tiongkok dan mitranya ruang untuk penelitian kuantitatif. “Kami tahu bahwa bulan memiliki sumber daya yang berguna untuk masa depan, sehingga Badan Antariksa Eropa, NASA, badan-badan Tiongkok, dan lainnya di seluruh dunia sedang mempersiapkan bulan,” kata James Carpenter, kepala kantor sains ESA.

“Salah satu alasannya adalah memahami sumber daya,” kata Carpenter.

Pada Konferensi Luar Angkasa Tiongkok 2024 bulan lalu, kepala arsitek proyek eksplorasi bulan Tiongkok, Wu Weiren, mengatakan “model dasar” ILRS akan siap pada tahun 2035. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *