Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers pada 18-22 Maret 2024

11
×

Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers pada 18-22 Maret 2024

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Indeks Indeks Dunia Usaha (IHSG) menguat sepanjang pekan 18-22 Maret 2024. Dalam indeks IHSG, terdapat 10 saham yang mencatatkan best gainers dan the big losters.

Rincian Bursa Efek Indonesia (EIB) mencatat pada Sabtu (23/03/2024), IHSG menguat 0,30% menjadi 7.350,15 pada 18-22 Maret 2024 dari posisi pekan sebelumnya di 7.328,05. Selain itu, kapitalisasi pasar meningkat 0,48% menjadi Rp11,748 triliun dari pekan lalu Rp11,692 triliun.

Sementara itu, rata-rata frekuensi perdagangan harian turun 7,55% menjadi 1.139.000 dari 1.233.000 perdagangan pada minggu lalu.

Rata-rata volume perdagangan harian saham turun 11,67% selama sepekan menjadi 16,50 miliar lembar saham dari 18,68 miliar lembar saham pada sepekan lalu.

Selain itu, rata-rata nilai saham turun 40,62% menjadi Rp10,17 triliun dari pekan lalu Rp17,12 triliun. Investor asing tercatat melakukan pembelian saham senilai Rp 372,9 miliar pada Jumat 22 Maret 2024. Sepanjang sepekan, investor asing memborong saham senilai Rp 2,14 triliun. Pada tahun 2024, investor asing mencatatkan nilai pembelian sebesar Rp 28,25 triliun.

Sebagian besar sektor saham (IDX-IC) menguat. Saham energi naik 0,66 persen, saham bahan baku naik 1,82 persen, saham industri naik 1,04 persen, saham nonkonsumen naik 1,54 persen, dan saham sektor konsumsi naik 0,24 persen.

Selain itu, sektor kesehatan meningkat sebesar 2,98 persen, sektor keuangan meningkat sebesar 0,45 persen, dan sektor perumahan meningkat sebesar 1,26 persen. Sektor transportasi dan logistik naik 1,31%. Sedangkan sektor teknologi turun 0,73 persen dan sektor infrastruktur turun 0,01 persen.

Dalam indeks IHSG, terdapat 10 saham yang menjadi top gainer dan losser selama sepekan. Berikut 10 saham yang mencatatkan best gainer dan terbesar pecundang, seperti dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI):  

Pertumbuhan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA).

Saham SONA menguat 142,86% ke Rp1.700 per saham dari Rp700 per saham pada pekan lalu.

2. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)

Saham MAYA naik 32,37% menjadi Rp 368 per saham dari Rp 278 per saham pada pekan lalu.

3. Stasiun pertumbuhan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA).

Saham ITMA naik 32,35% menjadi Rp900 per saham dari Rp680 per saham pada pekan lalu.

Stasiun berkembang PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).

Saham COCO naik 32,12% menjadi Rp 218 per saham dari Rp 165 per saham pada pekan lalu.

PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS)

Saham BBSS naik 31,31% menjadi Rp130 ​​per saham dari Rp99 per saham pada pekan lalu.

Saluran pertumbuhan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA).

Saham HDFA menguat 29,29 persen ke Rp128 per saham dari Rp99 per saham pada pekan lalu.

Stasiun berkembang PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO).

Saham WAPO naik 27,43% menjadi Rp 144 per saham dari Rp 113 per saham pada pekan lalu.

PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (SEPEDA)

Saham BIKE menguat 27,27% ke Rp560 per saham dari Rp440 per saham pada pekan lalu.

9.Stasiun pertumbuhan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA).

Saham IRRA naik 24,49% menjadi Rp615 per saham dari Rp494 per saham pada pekan lalu.

10. Jalur pertumbuhan PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP).

Saham MKAP naik 23,89% menjadi Rp 280 per saham dari Rp 226 per saham pada pekan lalu.

Selain itu, ada 10 saham yang menunjukkan pelemahan signifikan atau merugi besar saat IHSG konsolidasi. Berikut 10 saham yang termasuk yang mengalami penurunan terbesar:

Saluran pertumbuhan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI).

Saham KICI turun 31,31% menjadi Rp 147 per saham dari Rp 214 per saham pada pekan lalu.

2. Saluran pertumbuhan PT Mitra Pack Tbk (PTMP).

Saham PTMP turun 28,93% menjadi Rp 199 per saham dari Rp 280 per saham pada pekan lalu.

Saluran pertumbuhan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF).

Saham IOTF turun 24,16% menjadi Rp 113 per saham dari Rp 149 per saham pada pekan lalu.

Stasiun pertumbuhan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM).

Saham HATM turun 16,92% menjadi Rp 216 per saham dari Rp 260 per saham pada pekan lalu.

Saluran pertumbuhan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS).

Saham TFAS turun 16,67% dari Rp444 per saham pada pekan lalu menjadi Rp370 per saham.

Stasiun pertumbuhan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS).

Saham RGAS turun 15,12% menjadi Rp73 per saham dari Rp86 per saham pada pekan lalu.

7. Saluran pertumbuhan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF).

Saham BEEF turun 15,09% menjadi Rp 270 per saham dari Rp 318 per saham pada pekan lalu.

Harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk

Saham FIRE turun 14,68% menjadi Rp93 per saham dari Rp109 per saham pada pekan lalu.

Stasiun berkembang PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL).

Saham SMIL turun 13,53% menjadi Rp156 per saham dari Rp180 per saham pada pekan lalu.

10. PT Grand House Mulia Tbk (HOMI)

Saham HOMI turun 13,16% menjadi Rp 165 per saham dari Rp 190 per saham pada pekan lalu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *