Scroll untuk baca artikel
Edukasi

Dosen Universitas Nusa Mandiri Ikuti Pelatihan RCC Bersama LSP Informatika dan BNSP

8
×

Dosen Universitas Nusa Mandiri Ikuti Pelatihan RCC Bersama LSP Informatika dan BNSP

Sebarkan artikel ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dua dosen program penelitian (prodi) informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM), Arfhan Prasetyo dan Sidik mengikuti kursus pelatihan resertifikasi asesor kebugaran. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu-Minggu, 4-5 Mei 2024.

Instruktur pada program studi informatika ini telah mengikuti pelatihan penyegaran dan mata kuliah rekognisi kompetensi terkini (RCC) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Informatika (LSP) bekerja sama dengan organisasi National Professional Credentialing Authority (BNSP).

Arfhan Prasetyo selaku peserta dan ketua program penelitian informatika Universitas Nusa Mandiri menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperpanjang masa berlaku sertifikat profesi penilai, disini merupakan bagian penting dalam menjamin mutu pendidikan bidang informasi. teknologi.

Arfhan mengatakan dalam keterangan rilis yang diterima, Senin (5 Juni 2024): “Dalam pelatihan ini, peserta RCC diberdayakan untuk meningkatkan pemahamannya terhadap kebijakan sistem Sertifikasi Kompetensi”.

Peserta, termasuk praktisi dan akademisi, dilatih dalam merencanakan kegiatan dan proses penilaian, dan berkontribusi dalam memverifikasi keakuratan penilaian. Selain itu, peserta dibekali keterampilan untuk melakukan penilaian secara cermat dan menilai tingkat kompetensi secara tepat.

Arpahan menegaskan, pelatihan ini merupakan momen penting bagi para dosen di program studi informatika untuk selalu mengikuti perkembangan terkini dunia kredensial.

“Pelatihan ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung kemajuan dan mutu pendidikan di lingkungan universitas.” Dengan semangat baru dan peningkatan kapasitas, diharapkan fakultas penelitian informatika mampu mengoptimalkan perannya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, siap bersaing dan berkontribusi dalam dunia teknologi informasi yang dinamis”, tegas Arpahn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *