Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Google Maps Bakal Sediakan Fitur Pencari SPKLU untuk Mobil Listrik

9
×

Google Maps Bakal Sediakan Fitur Pencari SPKLU untuk Mobil Listrik

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Pengguna mobil listrik akan semakin dimanjakan dan menikmati kenyamanan dalam menggunakan kendaraannya. Baru-baru ini Google sedang menyiapkan fitur baru Google Maps yang dapat menemukan lokasi stasiun pengisian daya atau SPKLU terdekat.

Menurut Drivespark, fitur Google Maps mendatang dirancang untuk memenuhi kebutuhan, termasuk semakin maraknya penggunaan mobil listrik.

Mencari lokasi SPKLU masih agak sulit, dan terkadang posisinya berada di ujung tempat parkir atau tersembunyi.

Meski begitu, Google Maps akan mengatasi masalah ini dengan menggunakan kecerdasan buatan atau kecerdasan buatan untuk membuat ringkasan berdasarkan pendapat pengguna yang merinci lokasi pasti pengisi daya kendaraan listrik.

Selain itu, fitur ini tidak hanya memudahkan pencarian SPKLU, tetapi juga memberikan navigasi yang memandu pengemudi meskipun lokasinya agak sulit ditemukan.

Selain itu, Google meningkatkan fungsionalitas aplikasi dengan mengumpulkan informasi lebih detail tentang pengisi daya, termasuk jenis konektor yang tersedia dan perkiraan waktu tunggu.

Namun, fitur baru ini akan dirancang khusus untuk kendaraan yang dilengkapi firmware Google, dan akan memastikan informasi mengenai pengisi daya kendaraan listrik mudah diakses ketika baterai kendaraan sudah turun ke level tertentu.

FYI, rencana awal fitur ini akan tersedia di Google Maps di Amerika Serikat. Namun kini ada rencana untuk memperluas penggunaannya di negara lain.

Tesla akan memberhentikan lebih dari 10 persen tenaga kerjanya secara global di tengah penurunan penjualan dan insentif pertumbuhan akibat perang harga mobil listrik.

Menurut Reuters, PHK yang dilakukan Tesla akan berdampak pada sekitar 14 ribu orang, dan dua eksekutif senior, Drew Baglino dan Rohan Patel, dilaporkan akan meninggalkan perusahaan Amerika tersebut.

Pengumuman PHK tersebut datang langsung dari pemberitahuan CEO Elon Musk kepada karyawannya.

“Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya, penting untuk mempertimbangkan semua aspek perusahaan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas,” kata Elon Musk dalam memo kepada karyawan Tesla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *