Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Hitung-hitungan Penghasilan Tukang Parkir Liar di 22 Hari Kerja, di Atas UMP Yogya

9
×

Hitung-hitungan Penghasilan Tukang Parkir Liar di 22 Hari Kerja, di Atas UMP Yogya

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 6 Mei 2024 – Keberadaan parkir liar kembali marak belakangan ini dan memang meresahkan sebagian masyarakat. Belum lagi adanya parkir liar yang ngotot meminta sopir membayar, padahal yang jelas parkirnya gratis.

Tak heran jika pendapatan dari parkir liar tersebut bisa sangat mahal. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

“Memang menyikapi sinyal kami mengenai penerapan parkir liar, pendapatannya sangat tinggi,” jelasnya, di tvOnenews.

Oleh karena itu, dia mengatakan jajarannya menertibkan parkir liar dengan menarik dan menjaga ruang-ruang tertentu.

Syafrin mengatakan: “Kedepannya, atas permintaan Pemerintah, kami akan menentukan tempat mana yang paling terlihat atau optik pada akhir minggu, kondisi jalan bebas dan parkir mobil.”

Hitunglah penghasilan pengemudi mobil ilegal

Isu parkir liar pun menjadi perdebatan dikalangan netizen, ada yang beranggapan tidak ada salahnya membayar parkir hanya rp 2 ribu saja karena tidak membuat kita miskin. Namun sebagian orang mengatakan bahwa hal itu tidak membuat kita semakin miskin, namun justru membuat kita semakin kaya.

Akun Instagram Info Cegatan Yogyakarta membuat perhitungan sederhana pendapatan dari parkir liar. Jam kerja juru parkir sama dengan pegawai kantor, yaitu 22 hari dan 7 jam kerja.

Dengan biaya parkir per kendaraan sebesar Rp 2 ribu untuk sepeda motor. Oleh karena itu, pekerja parkir liar hanya membutuhkan 7 mobil per jam untuk mendapatkan penghasilan lebih dari upah minimum atau UMP di Provinsi Yogyakarta.

Artinya, pendapatan mereka adalah 2.156.000 Ariary, yang berarti hanya 2.125.897 dolar UMR Yogya pada tahun 2024. Yang mengejutkan juga adalah jika mereka dapat memarkir 150 mobil sehari, maka itu akan menjadi 6.600.000 Ariary atau lebih dari pendapatan UMR yang satu juta dolar 2024 di Jakarta.

Catatan lain, pendapatan ini bisa lebih besar karena banyak alasan lainnya. Misalnya kalau ada tempat parkir, biasanya harganya lebih dari Rp 2 ribu atau lebih, dan tukang parkirnya bekerja sebulan tanpa libur.

Postingan tersebut langsung menuai banyak komentar dari netizen. Beberapa orang percaya bahwa juru parkir bekerja secara shift sepanjang hari, dan ada banyak keuntungan memiliki juru parkir.

“Jangan posting seperti ini, parkir itu tugas kelompok dan jadwalnya berubah-ubah, perhitungan di atas tidak detail, sepeda motor aman, jalan untuk menyeberang, kunci sepeda motor dibiarkan kosong maksudnya, sama maksudnya. Karena mencari makan, menyumbangkan mobil 2000 tidak akan membuatmu miskin. Sopir polisi Pepet Fortuner punya nyali yang besar, sehingga tak peduli jika sopir bus mencuri Toyota Fortuner di Medan, Sumatera, atau angkutan kota. Namun siapa sangka, pengemudi Fortuner ternyata seorang polisi dan dipukuli, demikian detiktegal.co.id pada 6 Mei 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *