Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Istri Pegang Semua Gaji Hingga ATM Suami, Ustaz Khalid Basalamah: Anda Tidak Punya Hak

8
×

Istri Pegang Semua Gaji Hingga ATM Suami, Ustaz Khalid Basalamah: Anda Tidak Punya Hak

Sebarkan artikel ini

detiktegal Lifestyle – Di sini semua kehidupan diatur oleh Islam. Termasuk persoalan nafkah istri suami. Namun jika berbicara soal pendapatan, banyak orang yang mengira bahwa seluruh gaji seorang suami adalah milik istrinya. Ada pula yang berpendapat bahwa uang suami adalah uang istri dan uang istri adalah uang perempuan.

Dengan demikian, ada kasus dimana istri bisa mempunyai akses atau akses langsung ke rekening suaminya. Bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini? Bolehkah seorang wanita mengambil seluruh gaji suaminya? Mari kita gulir untuk menemukan jawabannya.

Ustad Khalid Baslama pernah angkat bicara mengenai hal ini. Menurut khatib, seorang istri tidak diperbolehkan menerima seluruh gaji suaminya.

Pada hari Kamis, 28 Maret 2024, Ustad Khalid Basalmah mengatakan dalam Bg Iir: “Ibu tidak boleh mengambil seluruh gaji suaminya. Begitu pula suami tidak boleh memberikan seluruh gajinya kepada istrinya. 

Ustad Khalid Basalma mengatakan, menambah suami itu wajib. Namun, ia berhak menggunakan uang gaji suaminya untuk kepentingan dirinya sendiri.

Beliau bersabda: “Mengabdi itu wajib. Sebagaimana laki-laki berhak, begitu pula ibu berhak menghidupi orang tuanya, membangun masjid, berperang di jalan Allah. Itu haknya.”

Guru Khalid menjelaskan bahwa seorang wanita berhak menikah hanya dengan suaminya dan tidak lebih dari suaminya. Demikian pula suami tidak boleh mengambil satu rupee pun dari uang istrinya.

Ustad Khalid Baslama berkata: “Ibu hanya berhak mencari nafkah, tidak boleh. Sebagaimana suami tidak berhak mendapat satu rupee pun dari ibu, begitu pula ayah.”

“Misalnya seorang ibu yang mempunyai harta warisan sekitar 200 juta, sudah menikah 10 tahun, suaminya berkata, saya sudah menikah 10 tahun untuk menafkahimu, berbagi dua warisan, itu tidak boleh dan Tidak ada (manusia) yang benar. .”

Pendapatan seorang pengusaha perempuan juga termasuk dalam situasi ini. Jadi suaminya tidak bisa mendapatkan manfaat tersebut. Lain halnya jika uang penjualan perempuan tersebut ditanggung oleh suami.

Katanya: “Pendapatan usaha ibu bukan dari modal suami, jadi dia tidak bisa mendapatkan hak suaminya. Kalau modalnya dari suami, baguslah.” Juru masak senior Salastiavati bisa memudahkan pertarungan melawan Indika Pritama. Jika sedang tidak enak badan, Ussi Sulistiavaty biasanya menunggu telepon suaminya untuk memintanya menyiapkan makanan yang diinginkannya. detiktegal.co.id 11 Juni 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *