Scroll untuk baca artikel
Edukasi

Pertama di Asia dan Indonesia, Ini Prodi Profesi Terbaru UGM

18
×

Pertama di Asia dan Indonesia, Ini Prodi Profesi Terbaru UGM

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA – Departemen Biologi UGM meluncurkan program penelitian baru bagi Kurator Profesional Keanekaragaman Hayati (PKKH). Ini adalah Inggris Ini merupakan program penelitian pertama di Indonesia dan Asia yang berfokus pada Care Curators setelah Cambridge University.

Dekan Biologi UGM Profesor. Budi Setiadi Daryono mengatakan, karir Kurator Keanekaragaman Hayati merupakan langkah awal dan membuka sejarah penguatan posisi dan peran strategis keanekaragaman hayati dalam mendukung Indonesia menjadi negara dengan keanekaragaman hayati di dunia.

“Dengan membuka program penelitian ini, kami juga ingin memperkuat implementasi Inpres No. 1/2023 terkait peningkatan keanekaragaman hayati dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” seperti dikutip dari situs UGM, Minggu (5 Desember 2024).

Baca: Suku Bunga Tinggi; Pendaftaran UM UGM CBT 2024 telah diperpanjang.

Program penelitian PKKH ini digagas sebagai langkah strategis dalam melatih para ahli pengelolaan keanekaragaman hayati baik di tingkat nasional maupun global. Dalam proses pelaksanaannya, Departemen Biologi UGM bekerja sama dengan Asosiasi Biologi Indonesia (KOBI) dan Ikatan Ahli Biologi Indonesia (IBA) atau Persatuan Ilmuwan Biologi Indonesia (PIHI).

Kepala Departemen Penelitian pengabdian masyarakat; Kolaborasi dan Alumni Departemen Biologi UGM, Dr. Eko Agus Suyono Peserta program pendidikan profesi ini akan belajar tentang keanekaragaman hayati; Anda akan memperoleh pemahaman mendalam tentang keterampilan praktis dalam manajemen koleksi dan bersiap untuk menjadi pemimpin di bidang ini.

Baca Juga: UGM baru-baru ini meluncurkan kursus transfer internasional di sekolah vokasi dan kedokteran hewan.

Selain itu, Eko mengatakan profesi pengelola keanekaragaman hayati tengah meningkatkan networking dan membuka peluang bagi alumni untuk menjadi anggota Ikatan Profesi Biosains Indonesia atau Ikatan Profesi Biosains Indonesia (IBA).

“Organisasi ini didirikan pada tahun 2022 dan berkantor pusat di Yogyakarta,” jelasnya. Mempertemukan para ahli biologi di Indonesia; Merupakan satu-satunya organisasi profesi ahli biologi di Indonesia yang mempunyai organisasi resmi dan formal yang bertujuan untuk membimbing dan memberdayakan.”

Selaku Presiden IBA, Ario Setra Setiadi menyambut baik dan mendukung pembentukan Program Penelitian Khusus Kurator Keanekaragaman Hayati di Departemen Biologi UGM, karena program ini merupakan langkah penting untuk konservasi dan studi lanjutan. Warisan Indonesia. Keanekaragaman hayati.

“Memiliki pengelola keanekaragaman hayati yang terlatih sangatlah penting. “Mereka tidak hanya membantu melestarikan koleksi biologis yang berharga, mengidentifikasi spesies yang memerlukan perlindungan khusus, namun juga berperan dalam mengelola informasi penting tentang kehidupan di bumi.”

Berkat pengelola keanekaragaman hayati yang mumpuni, sumber daya manusia Indonesia akan mampu menjaga keanekaragaman hayati dan menghadapi tantangan masa depan, kata Ario.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *