Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Petugas Jatuh dari Pintu Pesawat TransNusa di Bandara Soekarno Hatta, Begini Kondisinya Terkini

11
×

Petugas Jatuh dari Pintu Pesawat TransNusa di Bandara Soekarno Hatta, Begini Kondisinya Terkini

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Video seorang petugas darat jatuh dari penerbangan Transnusa di Bandara Soekarno Hatta Banten Tangerang menjadi viral di dunia maya. Dalam video yang beredar di media sosial, petugas berseragam yang memegang berkas tersebut terlihat berbincang dengan orang-orang di dalam pesawat hingga menyadari tangga yang menghubungkan tubuh burung tersebut telah disingkirkan.

Salah satu kakinya sudah melangkah dan tubuhnya jatuh ke tanah. Dokumen yang ada di tanganku terbang menjauh. Petugas polisi yang sedang mendorong tangga secara refleks melihat hal tersebut dan langsung membantu pria tersebut.

Dalam sederet komentar online, banyak netizen yang mengaku patah hati setelah melihat video tersebut. Mantan pengguna Twitter X berkata: “Saya tidak bisa membayangkan betapa menyakitkannya hal itu.”

“Aku sangat takut, ini berlebihan… Kuharap kamu baik-baik saja.” Yang lain berdoa. Netizen lain menanggapi, “Orang yang mendorong tangga pasti kaget juga. Dia ada di belakang.”

Terkait kejadian tersebut, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) mengeluarkan keterangan resmi pada Kamis (16 Mei 2024) dan Jumat (16 Mei 2024), demikian lamannya. Mereka mengatakan, kejadian tersebut melibatkan karyawan Perusahaan PT JAS yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Groundbreaking TransNusa akan dilakukan pada 13 Mei 2024.

“(Akibat kejadian ini) petugas flight coordinator (FC) PT JAS tidak sengaja terjatuh dari pintu penerbangan Transnusa,” kata pihaknya. Peristiwa tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi antara personel FC dengan awak penumpang tangga boarding (PBS) PT JAS sehingga mengakibatkan personel FC tidak dapat mengetahui lokasi PBS saat keluar dari pesawat.

 

Pihak maskapai menambahkan: “TransNusa dan PT JAS telah memastikan personel yang terlibat dalam insiden tersebut dirawat dan dalam kondisi baik. Keselamatan dalam seluruh aspek operasional penerbangan menjadi prioritas utama TransNusa.”

Terkait kejadian tersebut, pihaknya menambahkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan PT JAS untuk meningkatkan prosedur keamanan dan menerapkan tindakan pencegahan yang lebih ketat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Insiden di industri penerbangan seringkali menarik perhatian. Sebelumnya, pada 12 Mei 2024, terjadi kejadian tidak menyenangkan di penerbangan EVA Air, mengutip CNN. Kejadian tersebut bermula saat penumpang merasa tidak nyaman setelah menyadari orang di sebelahnya sedang batuk.

Penumpang mencoba pindah ke kursi lain untuk menghindari hal tersebut. Namun, upaya pria tersebut untuk berpindah tempat duduk tidak berhasil karena kursi yang dipilihnya sudah menjadi milik penumpang pria lain.

Keduanya kemudian bertengkar mengenai kursi, yang kemudian meningkat menjadi perkelahian fisik, kata pihak maskapai. Saat itu, EVA Air mengatakan ketika dipastikan ada tiga pramugari wanita yang turun tangan untuk mengatasi situasi tersebut. 

Penerbangan BR08 disebut terbang sekitar tiga jam dalam 12 jam penerbangan dari Taipei ke San Francisco pada Rabu, 8 Mei 2024. EVA Air yang berbasis di Taiwan mengatakan kepada CNN bahwa kedua penumpang yang terlibat dalam perkelahian tersebut adalah orang asing, namun tidak menyebutkan negara asal mereka.

Pihak maskapai mengatakan keduanya akhirnya terpisah berkat bantuan beberapa penumpang dan tindakan cepat pramugari.  Sisa pesawat dapat berjalan sesuai jadwal dan pesawat berhasil mendarat di San Francisco tepat waktu.

“Perusahaan selalu memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap insiden yang mengganggu penumpang,” kata EVA Air dalam sebuah pernyataan. “Perusahaan berencana memberikan (ketiga anggota staf) kompensasi yang sesuai di kemudian hari.”

Pada kesempatan lain, rombongan haji 5 asal Makassar merasa khawatir saat menaiki penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin. Salah satu mesin pesawat terbakar selama penerbangan.

Akibat kejadian tersebut, pilot penerbangan GA-1105 memutuskan untuk melakukan prosedur return to base (RTB) sebagai tindakan mendesak untuk mengurangi risiko terhadap aspek keselamatan penerbangan.

 Melansir Bisnis Liputan pada Rabu Mei, “RTB tersebut diputuskan oleh pilot (PIC) dengan mempertimbangkan kondisi mesin pesawat. 15 Agustus 2024. Irfan Setiaputra, Direktur Senior Garuda Indonesia, mengatakan mesin pesawat harus menjalani proses pemeriksaan menyeluruh “dalam upaya memastikan kesiapan armada untuk dioperasikan kembali.”

Irfan menegaskan, pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 17.15 waktu setempat. Nantinya, seluruh penumpang diperintahkan kembali ke asrama masing-masing untuk menunggu hingga penerbangan pengganti siap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *