Scroll untuk baca artikel
Sains

Terungkap, Ibu Kota yang di Klaim Zionis Israel Pernah Dilanda Gempa Dahsyat

7
×

Terungkap, Ibu Kota yang di Klaim Zionis Israel Pernah Dilanda Gempa Dahsyat

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Penemuan terbaru para arkeolog menunjukkan bahwa pernah terjadi gempa bumi kuat di kawasan Yerusalem 2.800 tahun lalu. Penemuan ini berdasarkan hasil survei arkeologi yang dilakukan tim Institut Purbakala Israel di Taman Kota Daud. Melansir detiktegal Tekno dari Essanews, pada Kamis 25 Januari 2024, mereka menemukan sebagian kehancuran yang dimulai pada abad ke-8 SM, pada masa pemerintahan Raja Uzia dari Yehuda (Azariah atau Oziah). Di kawasan tersebut, para arkeolog telah menemukan berbagai jenis bejana yang rusak, antara lain mangkuk, alat masak, dan toples. Rusaknya benda-benda tersebut disebabkan oleh runtuhnya dinding bangunan. Menariknya, tidak ditemukan tanda-tanda kebakaran, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah kota tersebut mungkin sedang diserang musuh. Dalam sebuah wawancara dengan Live Science, Joe Uziel, seorang arkeolog dari Israel Institute of Antiquities, mengatakan bahwa meskipun Yerusalem bukan penyebab gempa bumi, namun hal itu memang berdampak signifikan terhadap kota gempa yang menurut Alkitab, hal ini mencerminkan trauma yang dialami oleh penduduk wilayah ini. Hasil penggalian menunjukkan bahwa masyarakat setempat melakukan pekerjaan membangun kembali menara dan tembok kota Yerusalem yang rusak akibat gempa. Dalam kitab Zakharia terdapat perkataan yang berbunyi: lembah pegunungan akan datang kepada Azel, dan kamu akan melarikan diri ketika kamu melarikan diri dari gempa bumi pada zaman Uzia, raja Yehuda, maka Tuhan, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersamanya mata pada 7 Oktober?” Untuk menghadapi semua mata tertuju pada Rafah Mau tahu beritanya, kalau tanggal 7 Oktober mengacu pada penyerangan Hamas di Israel yang menewaskan sekitar 1200 orang dan menyandera 240 orang detiktegal.co .id pada 3 Juni 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *