Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Volume Pelumas Mobil Harus Tepat dan Sesuai Spesifikasi Mesin, Ini Alasannya

14
×

Volume Pelumas Mobil Harus Tepat dan Sesuai Spesifikasi Mesin, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini

Suara.com – Mengganti pelumas mesin merupakan salah satu cara agar mobil Anda tetap dalam kondisi prima. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dilakukan secara rutin melalui lokakarya rutin. Jika Anda memutuskan untuk mengganti oli sendiri, pastikan semuanya dilakukan dengan benar.

Mengingat volumenya, tidak bisa lebih kecil atau lebih. Karena mesin bisa rusak jika takaran pelumas tidak tepat.

Jika volume terlalu keras maka efisiensi mesin mobil akan menurun. Daya dorongnya, apalagi di putaran tinggi, terasa berat. Meski pedal gas ditekan penuh. Pelumas Pelumas Pertamina [Pertamina].

“Oli yang terlalu banyak akan menimbulkan fenomena yang disebut dengan churning, dimana mesin harus bekerja lebih keras untuk menembus kelebihan oli tersebut. Hal ini sering mengakibatkan terbentuknya gelembung udara. Gelembung udara pada oli mempengaruhi kemampuan mesin dalam melumasi komponen. PT Pertamina Lubricants (PTPL) “Pompa oli menyuplai pelumas ke jantung mekanis mobil,” kata pakar teknis Brahmaputra Mahayana.

Sedangkan jika jumlah pelumas tidak mencukupi, maka risiko kerusakan mesin tinggi. Mesin cepat panas. Kemampuan oli dalam melumasi bagian-bagian mesin menjadi tidak maksimal dan berujung pada keausan.

“Kalau oli kurang lebih berbahaya karena gesekan antar komponen akan membuat suara mesin menjadi lebih kasar. Temperatur oli juga akan semakin tinggi dan akan terjadi oksidasi karena hasil pembakaran di mesin mengkontaminasi oli dan menyebabkan oksidasi. Lebih cepat,” ujarnya mencontohkan.

Jika kondisi ini terus berlanjut, lama kelamaan akan terbentuk sedimen (lumpur) dan dapat menyebabkan korosi pada logam. Parahnya lagi, hal ini dapat menyebabkan mesin mati sehingga menyebabkan mogok.

Jika Anda mengisi oli sendiri, periksa level oli menggunakan tongkat celup. Huruf F (Penuh) tidak boleh dilampaui dan sebaiknya segera dilumasi jika huruf E (Kosong) dan F berada di antara huruf E (Kosong) dan sampai level pelumas mendekati huruf F.

“Biasakan memeriksa dipstick oli mesin setiap minggu atau rutin setelah perjalanan jauh. Untuk mencegah kerusakan dan memperpanjang umur mesin,” tambah Brahma.

Terlepas dari kebisingannya, Anda harus membaca buku manual pemilik Anda untuk menghindari kesalahan dalam membeli oli motor yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda. Pastikan juga memilih pelumas yang berkualitas, misalnya pelumas yang direkomendasikan oleh PT Pertamina Lubricants (PTPL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *