Scroll untuk baca artikel
Teknologi

WhatsApp Luncurkan Fitur Privasi Baru: Lindungi Foto Profil Pengguna dari Penyalahgunaan

8
×

WhatsApp Luncurkan Fitur Privasi Baru: Lindungi Foto Profil Pengguna dari Penyalahgunaan

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Meta sedang menguji fitur keamanan baru di WhatsApp dengan tujuan menjaga keamanan pengguna.

Fitur baru WhatsApp ini dikatakan akan membatasi pengguna untuk mengambil tangkapan layar gambar profil orang lain di aplikasi perpesanan tersebut.

Hal tersebut diketahui tim Tekno Detik Tegal saat mencoba mengambil screenshot foto profil pengguna WhatsApp lainnya pada Kamis (14/3/2024).

Saat mengambil tangkapan layar, muncul teks “Aplikasi ini tidak mengizinkan pengambilan tangkapan layar” atau “Aplikasi ini tidak mengizinkan pengambilan tangkapan layar”.

Dengan fitur WhatsApp baru ini, perusahaan ingin memberikan rasa aman dan kontrol lebih besar kepada penggunanya atas siapa yang dapat mengakses konten mereka.

Dalam pengujian beta, upaya mengambil tangkapan layar menghasilkan layar hitam atau pesan kesalahan “Tidak dapat mengambil tangkapan layar karena keterbatasan aplikasi”.

WhatsApp siap meluncurkan fitur Pin Obrolan hingga 5 obrolan simultan

Di sisi lain, Meta baru-baru ini melakukan pengujian menyematkan obrolan di lima obrolan sekaligus.

Fitur chat pinning merupakan fitur yang sudah berjalan sejak tahun 2017. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memprioritaskan chat tertentu dengan menempatkannya di bagian atas daftar chat.

Namun, WhatsApp membatasi penyematan hanya pada tiga obrolan saja. Kini, aplikasi perpesanan besutan Meta ini mencoba menyematkan fitur yang memungkinkan pengguna menyematkan percakapan hingga lima obrolan sekaligus.

Menurut WABetaInfo, mengutip GizChina, Rabu (13 Maret 2024), WhatsApp versi 2.24.6.13 yang diunduh melalui Google Play Store memungkinkan pengguna menyematkan hingga lima obrolan sekaligus.

Dua obrolan yang dapat disematkan diharapkan menjadi fitur yang berguna bagi pengguna yang ingin menyematkan lebih banyak obrolan, namun versi sebelumnya dibatasi hanya untuk menyematkan tiga obrolan.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa aplikasi obrolan akan mempertimbangkan untuk mengizinkan pengguna menyematkan lebih dari 5 obrolan, tetapi tidak ada bukti kuat yang mendukung rumor ini.

Pembaruan ini belum diluncurkan secara luas ke semua pengguna beta, hal ini menunjukkan bahwa fitur tersebut masih dalam pengembangan hingga siap diluncurkan ke semua pengguna.

Kabar tersebut muncul setelah Meta mengumumkan pekan lalu bahwa WhatsApp dan Facebook Messenger akan bekerja dengan aplikasi perpesanan pihak ketiga di Eropa.

Sementara itu, WhatsApp telah menerapkan enkripsi end-to-end pada platformnya. Oleh karena itu, WhatsApp menjamin keamanan obrolan yang dilakukan di platformnya.

Namun label Enkripsi End-to-End tidak muncul di kolom percakapan biasa di WhatsApp. Label ini biasanya muncul saat pengguna melakukan panggilan suara atau video.

Namun, dari laporan terbaru WABetaInfo, aplikasi chat tersebut berencana menampilkan label enkripsi end-to-end di kolom percakapan. Hal itu diketahui dari uji coba fitur beta terbaru WhatsApp.

Mengutip informasi dari Android Police, pada WhatsApp beta untuk Android 2.24.3.17, aplikasi akan menampilkan indikator bahwa percakapan dilindungi dengan enkripsi.

Indikator akan menampilkan teks ‘enkripsi ujung ke ujung’ dengan ikon gembok. Anda dapat melihat indikator ini di bawah nama akun pengguna lain.

Konon informasi tersebut tidak selalu ada dan hanya muncul sesekali saja.

Perubahan ini bisa dikatakan tidak terlalu penting karena hanya indikator yang menjelaskan percakapan di aplikasi chat Meta saja yang tetap sama.

Namun, tanda-tanda tersebut tampaknya mengonfirmasi bahwa aplikasi obrolan dilindungi dengan enkripsi.

Di sisi lain, WhatsApp juga merayakan bulan suci Ramadhan dengan merilis paket stiker baru. Paket stiker baru ini dirancang khusus untuk membantu pengguna dengan mudah berbagi harapan dan doa dengan orang-orang terkasih.

Dalam keterangan resmi yang diterima, paket stiker WhatsApp versi Ramadhan ini kini telah tersedia bagi pengguna dan dapat digunakan.

“Selain berbagi makanan dan solidaritas, Ramadhan juga merupakan waktu berdoa bagi orang-orang terkasih dekat dan jauh,” kata WhatsApp dalam pernyataannya.

Seperti stiker lainnya, pengguna WhatsApp dapat mengaksesnya melalui ikon stiker di chat. Lalu, ketuk ikon + untuk melihat semua opsi paket stiker yang tersedia.

WhatsApp juga memastikan bahwa stiker ini dienkripsi secara end-to-end. Oleh karena itu, pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan pengguna, sehingga privasi pengguna terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *