Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Zaskia Adya Mecca Lemas dan Gemetar Kala Anak Masuk ICU Akibat Pneumonia

10
×

Zaskia Adya Mecca Lemas dan Gemetar Kala Anak Masuk ICU Akibat Pneumonia

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta Aktris Zaskia Adya Mekka kembali ke rumah sakit merawat salah satu anaknya, Bhai Kaba. Putra Zaskia dan Hanung Bramantyo harus dirawat di ICU karena menderita pneumonia.

“X-ray dulu, hasilnya pneumonia lagi,” tulis Zaskia di akun Instagram Stories miliknya.

Kemudian, dalam unggahan di laman Instagramnya, Zaskia mengaku terguncang saat Kaba kembali ke ICU.

“Kedua kalinya aku merasakan seluruh tubuhku gemetar, aku merasa lemas dan tidak bisa bernapas.. kedua kali saat aku menghadapi Kaba aku harus masuk ICU,” kata Zaskia sambil membagikan unggahan foto yang memperlihatkan Kaba tertidur di atas kasur. sofa. Tempat tidur rumah sakit di sana. unit perawatan intensif.

Selama sakit ini, Kaba merasa sesak napas, pusing, dan mual. Zaskia pun mendoakan agar putranya kembali sehat. 

Mohon doanya semoga cepat sembuh dan tidak terjadi sakit kepala dan mual berulang, kata Zaskia.

Tentang pneumonia

Pneumonia seperti yang dialami Kaba adalah peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Penyebab infeksinya bisa bakteri, virus, jamur atau kombinasi keduanya.

Sebagian besar disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae, Haemophilus Infuenzae tipe B, kata dokter spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital Rudy Kurniawan dalam temu media di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Orang-orang dari segala usia berisiko terkena pneumonia. Namun kelompok tertentu, terutama bayi di bawah usia 2 tahun dan lansia di atas 65 tahun, memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia.

“Karena lagi-lagi pneumonia ini bisa juga disebabkan oleh serangan saat daya tahan tubuh sedang lemah,” ujarnya.

Saat pasien datang untuk memeriksakan diri ke dokter, pada pemeriksaan fisik, pneumonia tersebut tidak dapat dideteksi secara dini. Perlu adanya pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium atau pengambilan sampel darah dan juga rontgen.

Secara umum gejala pneumonia mempunyai gejala sesak napas. Lalu disertai batuk, dahaknya berwarna hijau, kuning, atau ada bercak darah. Serta gejala demam, berkeringat dan menggigil.

“Hilangnya nafsu makan, kurang tenaga atau kelelahan. Nyeri dada yang tajam atau menusuk yang bertambah parah saat pasien bernapas atau batuk, serta bernapas cepat dan dalam,” kata Rudy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *