Scroll untuk baca artikel
Hiburan

6 Tanda Kolesterol Tinggi yang Bisa Dilihat dari Perubahan Fisik

6
×

6 Tanda Kolesterol Tinggi yang Bisa Dilihat dari Perubahan Fisik

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta Pada dasarnya kolesterol tinggi bukanlah penyakit kronis. Namun jika tidak segera dikenali dan ditangani, kolesterol tinggi dapat memicu berbagai komplikasi medis seperti serangan jantung dan stroke.

Gejala fisik yang muncul biasanya sangat ringan sehingga hanya sedikit orang yang mengetahui bahwa gejala yang muncul menandakan kadar kolesterol tinggi. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan kesadaran untuk deteksi dini kolesterol tinggi dan pengobatan yang tepat.

Selasa (30/4/2024) Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 6 gejala fisik yang menandakan kolesterol tinggi dalam tubuh.

Hilangnya nafsu makan merupakan salah satu gejala kolesterol tinggi. Penderita kolesterol tinggi biasanya mengalami kehilangan nafsu makan secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Namun sayangnya tanda ini jarang dikenali dan sering diabaikan. Oleh karena itu, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter ketika gejala tersebut muncul.

Orang dengan kolesterol tinggi lebih cenderung mengantuk, lapor Rumah Sakit Siloam. Penumpukan kolesterol di pembuluh darah mencegah darah mengalir dengan baik, menyebabkan pengiriman oksigen yang buruk dan kantuk.

Nyeri dada pada penderita kolesterol tinggi disebabkan oleh penumpukan plak kolesterol di arteri. Plak ini menghalangi aliran darah di arteri dan menyebabkan nyeri dada.

Selain nyeri dada, nyeri kaki juga bisa menjadi tanda kelebihan kolesterol dalam tubuh. Nyeri umum yang disebabkan oleh kolesterol tinggi antara lain rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada paha.

Xanthoma adalah adanya timbunan lemak menggumpal di area mata. Biasanya xanthoma ini muncul pada kelopak mata. Meski tidak terlalu berbahaya, xanthomas dapat mengindikasikan kondisi kesehatan, seperti kolesterol tinggi.

Kuku bisa menguning karena aliran darah di arteri tidak mencapai kuku. Akibatnya kuku menjadi kuning, menebal, dan juga berubah bentuk.

Kurangnya oksigen dan suplai darah dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan kadar kolesterol tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti kelemahan pada satu sisi tubuh, muntah parah atau sakit kepala parah.

Gejala umum kolesterol tinggi adalah sakit kepala. Meski sangat mengganggu dan serius, sakit kepala ini akan mereda begitu kadar kolesterol tinggi berkurang.

Kolesterol dipecah di dalam tubuh atau dikeluarkan melalui feses atau tinja. Kadar kolesterol darah yang direkomendasikan berbeda-beda pada setiap orang.

Sebelum memeriksa kadar kolesterol, dianjurkan untuk berpuasa minimal 9-12 jam. Tujuannya adalah untuk mencapai kadar kolesterol dasar dalam tubuh tanpa intervensi. Sebaiknya kadar kolesterol diperiksa pada pagi hari setelah puasa semalaman.

Sayuran yang digoreng merupakan salah satu penyebab meningkatnya kolesterol pada penderita, sehingga disarankan untuk menghindarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *