Scroll untuk baca artikel
Sains

Cara Ilmiah Mencukur Bulu Domba agar Tak Menimbulkan Rasa Sakit

9
×

Cara Ilmiah Mencukur Bulu Domba agar Tak Menimbulkan Rasa Sakit

Sebarkan artikel ini

LONDON – Di luar negeri, bulu domba digunakan sebagai pelapis jaket untuk memberikan kehangatan. Wol yang digunakan bukan sintetis, melainkan asli, dicukur langsung dari mamalia. Lalu apakah domba merasa sakit saat dicukur?

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seseorang sedang mencukur bulu domba. Alat yang digunakan juga cukup menyeramkan yaitu alat pemangkas atau silet yang ukurannya cukup besar.

Sebagai referensi: domba dicukur agar wolnya masuk ke dalam bulunya. Untuk mendapatkan wol yang cukup dari seekor domba, Anda memerlukan orang yang terampil yang tidak akan menyakiti hewan tersebut.

Menurut RSPCA, pencukuran bulu domba memerlukan sikap tenang. Jika tidak, hal ini dapat menyebabkan stres pada domba. Selain itu, mencukur sendiri merupakan faktor stres yang akut.

Potensi rasa sakit terjadi ketika domba terpotong atau terluka saat dicukur. Perawatan luka harus segera dilakukan, dan jika lukanya dalam dan memerlukan jahitan, penggunaan analgesik topikal harus dipertimbangkan.

Namun, ada sejumlah manfaat yang dapat diperoleh domba dari pencukuran bulu. Hal ini juga berkaitan dengan kesehatan mamalia itu sendiri, mengingat bulu di tubuhnya terus tumbuh.

Menurut Shipshirer, domba biasanya dicukur setiap 6 bulan di musim semi atau bulan-bulan hangat. Karena bulunya yang tebal, mereka cepat lelah dan merasa tidak nyaman saat cuaca panas.

Setelah dicukur, bobot domba juga bisa meningkat drastis dan membuatnya lebih aktif dari sebelumnya. Pasalnya, mereka tidak harus menanggung beban bulunya yang bisa mencapai puluhan kilogram.

Mencukur bulu domba yang bunting dapat membantu mengurangi risiko komplikasi saat melahirkan. Hal ini memudahkan anak domba untuk menemukan puting induknya karena mereka tidak dapat salah menghisap bulu di sekitar payudara.

Petani dan pencukur sangat baik dalam memberikan pertolongan pertama pada hewan ternak. Mereka juga tidak ingin hewan itu menderita. Selain itu, jika semua domba terluka parah akibat pencukuran, mereka akan segera diobati. Pasalnya, mengganti kawanan domba tidaklah murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *