Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Diurut Saat Keseleo Ternyata Cuma Bikin Rileks tapi Tidak Menyembuhkan

7
×

Diurut Saat Keseleo Ternyata Cuma Bikin Rileks tapi Tidak Menyembuhkan

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Batavia – Keseleo merupakan cedera yang sering dialami banyak orang dalam beraktivitas sehari-hari, mulai dari olahraga hingga kecelakaan ringan.

Andhika Raspati, dokter spesialis kedokteran olahraga, mengatakan cedera tersebut merupakan cedera ligamen.

Robeknya ligamen, tendon penghubung tulang, biasa terjadi, jelasnya pada acara PechaKucha Necta Batavia di Batavia (16/5/2024).

Di Indonesia, pijat merupakan salah satu pengobatan tradisional yang sering digunakan ketika mengalami manipulasi. Namun dokter yang akrab disapa Dhika justru berkata sebaliknya. 

“Kalau misalnya ligamen atau lehernya robek, logikanya kalau digantung apakah akan sembuh?” Apakah akan bersatu? Tidak”, menurut penjelasannya.

Dia menjelaskan bahwa penyakit itu mungkin sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. 

Dhika mengatakan, tindakan memijat dan memijat tidak menyembuhkan secara langsung, “sembuh seiring berjalannya waktu, karena butuh waktu untuk sembuh.”

Oleh karena itu, suspensi atau pemijatan hanya untuk kenyamanan dan relaksasi guna mengurangi rasa sakit akibat dislokasi. Namun, hal ini tidak menyembuhkan saraf atau otot yang rusak.

Dhika menegaskan, bukan berarti menjadi korban manipulasi atau manipulasi adalah tindakan yang salah. Kegiatan tersebut tetap dapat dilakukan jika area luka masih bengkak dan dilakukan oleh tenaga profesional.

Dhika mengatakan, rasa nyaman dari pemijatan hanya sebatas mengurangi keluhan keseleo, seperti keluhan nyeri, ketegangan otot dan lain sebagainya. 

“Banyak yang engkelnya kesel, ngapain? Istirahat lebih banyak, tapi ligamennya bisa disambung? Belum,” ucapnya.

Banyak orang yang pernah mengalami manipulasi dan tidak mendapat pengobatan berupa pijatan atau terapi saja, sehingga lebih mudah untuk dimanipulasi lagi di kemudian hari. 

Penyebabnya, luka tersebut tidak dirawat dengan baik, kecuali jika memerlukan manfaat.

Pergelangan kaki terkilir sering terjadi, sering kali akibat terjatuh atau tersandung. Distorsi ini dapat menyebabkan persendian menjadi tidak stabil. 

“Jika ada yang mengalami keseleo pada pergelangan kaki, maka hikmahnya adalah jika tidak stabil maka sendinya akan mudah goyang di kemudian hari,” jelas Dhika.

Oleh karena itu, penanganan cedera juga mencakup latihan penguatan, agar otot yang cedera stabil kembali dan tidak kembali lagi di kemudian hari.

Latihan-latihan tersebut bisa berupa latihan keseimbangan, berdiri dengan satu kaki, merangkak badan dengan tangan dan lutut sebagai penyangga dan lain sebagainya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *