Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Orangtua Perlu Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memastikan Keamanan Pangan untuk Anak

7
×

Orangtua Perlu Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memastikan Keamanan Pangan untuk Anak

Sebarkan artikel ini

Detik Tegal, Jakarta – Ikatan Dokter Anak (IDAI) menekankan tiga faktor dalam menjamin keamanan pangan pada anak untuk mencegah penyakit. Ketiga faktor tersebut meliputi persiapan produksi, penyimpanan dan penyajian

“Keamanan pangan bukan hanya tentang makanan kemasan. tetapi juga cara produksi, penyimpanan, dan penggunaannya,” kata Dr. Moretta Damayanti, anggota Unit Koordinasi Penyakit Gizi dan Metabolik IDAI, berbicara secara online dalam rangka Hari Keamanan Pangan Sedunia di Jakarta, Selasa.

Moretta menjelaskan, semua bahan makanan harus dipastikan bersih dan bebas bakteri, virus, parasit bahkan protozoa. makanan olahan yang belum diolah

Penyimpanan bahan makanan harus Anda perhatikan untuk menghindari kontak dengan debu, pestisida, dan logam berat. Anda juga harus memperhatikan suhu penyimpanan.

Sedangkan dalam hal pekerjaan perlu dipastikan bahwa peralatan yang digunakan dalam memasak bebas dari kotoran atau kuman. dan terbuat dari bahan yang aman (foog grade)

“Selain menjaga kebersihan bahan makanan, kami juga memperhatikan keamanan meja yang kami gunakan. Perilaku orang yang memberi makan anak juga harus aman, seperti tidak tercekik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Moretta mengatakan diare merupakan penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak akibat penanganan makanan yang tidak aman.

 

Lebih lanjut, Moretta mengatakan diare merupakan penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak akibat penanganan makanan yang tidak aman.

Di seluruh dunia, terdapat sekitar 1,7 miliar kasus diare pada anak setiap tahunnya. Hal ini erat kaitannya dengan makanan yang mengandung bakteri, virus, atau parasit, seperti daging, unggas, ikan, dan susu.

Oleh karena itu, pemberian informasi mengenai keamanan pangan penting untuk diketahui orang tua agar anak tetap sehat dan jauh dari penyakit.

“Kontaminasi makanan sangat membantu perkembangan diare. “Bahkan jika orang tua tidak mencuci tangan lalu menyusui anaknya, mereka berisiko besar tertular virus,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *