Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Sikat Gigi Siang Hari Batalkan Puasa Ramadhan? Ini Kata Buya Yahya

6
×

Sikat Gigi Siang Hari Batalkan Puasa Ramadhan? Ini Kata Buya Yahya

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Saat menjalankan puasa Ramadhan, banyak umat Islam yang dibuat bingung dengan rumor yang beredar di kalangan mereka. Misalnya saja menyikat gigi di siang hari bisa membatalkan puasa.

Bahkan saat ini kita sering membicarakan tentang menyikat gigi di siang hari di bulan Ramadhan.

Lantas benarkah menyikat gigi saat puasa bisa merusaknya?

Menanggapi hal tersebut, Ketua Perguruan Tinggi Islam Al Bahjah, KH Yahia Zainul Ma’arif atau populer disapa Buia Yahia mengatakan, yang bisa membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulut dan yang dimaksud dengan memasukkannya ke dalam mulut. menelannya.

Oleh karena itu, selama tidak ditelan, maka tidak membatalkannya, seperti berkumur saat berwudhu.

“Sikat gigi kembali populer dalam yurisprudensi praktis.” Yang membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulut. Memasukkan sesuatu ke dalam mulut berarti menelan. Menelan itulah yang membatalkannya, kata Buja Yahya di YouTube, dilihat Rabu, 20 Maret 2024.

Meski tidak berbuka puasa, Buia Yahia tetap menyarankan untuk menyikat gigi sebelum imsaka agar tidak tertelan pasta gigi.

“Sikat gigi itu ada pasta giginya, kalau ditelan (saat puasa) akan rusak.” “Karena pasta gigi itu ada bendanya, jadi rasanya kalau dimasukkan ke mulut tidak akan berfungsi,” jelasnya.

“Itulah mengapa sebaiknya kita menyikat gigi sebelum menelepon Imsk.” “Usai gosok gigi, siang hari jangan gosok gigi. Kalau siang hari gosok gigi jangan batal sampai tertelan, tapi perlu hati-hati,” tutupnya. .

Esports: PUBG Mobile sukses menyelenggarakan turnamen komunitas dan pengaruh selama Ramadhan Selama bulan suci Ramadhan 2024 yang baru saja berlalu, PUBG Mobile memperlakukan penggemar dan pemain eSports dengan cara yang sama. detiktegal.co.id 27 April 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *